Kelor tidak hanya berguna bagi kesehatan tubuh saja, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit tubuh dan wajah.
Bagi orang yang sering berada di luar ruangan, daun kelor dapat menjadi pilihan untuk melindungi kulit dari sinar matahari langsung.
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Sosialisasi Farmasi dan Ilmu Fisika
Klik Informasi Lengkap seputar Pafi Sofifi
Daun kelor telah diketahui sebagai bahan alami yang lebih aman. Dosen Farmasi dari Politeknik Kesehatan Makassar, Asmawati, mengatakan bahwa sudah melakukan penelitian terkait daun kelor sebagai bahan alami yang dapat digunakan sebagai produk tabir surya.
Menurutnya, masa ini, penggunaan tanaman dalam bidang kesehatan semakin berkembang. Trend kembali ke alam menjadi fondasi penting penggunaan tanaman dalam produk-produk obat obatan.
Banyak produk obat-obatan dan kosmetika yang mengandung berbagai tanaman.
“Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati memiliki banyak jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat, salah satunya adalah Kelor (Moringa oleifera L), tanaman ini sudah dikenal luas di Indonesia, terutama di daerah pedesaan,” katanya.
Tanaman Kelor, lanjutnya, banyak ditanam sebagai pagar hidup di sepanjang areal pertanian atau di tepi sawah, yang manfaatnya sebagai tanaman hias. Tanaman ini juga dikenal sebagai sayuran dan obat dengan menggunakan semua bagian tanamannya.
Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata kelor ternyata bukan hanya bisa digunakan sebagai sayuran dan obat, juga bisa digunakan untuk produk kosmetik.
Daun kelor mengandung banyak senyawa antimikrobial seperti saponin, triterpenoid, dan tannin, yang dapat bekerja merusak membran selsel mikroba.
“Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat digunakan untuk mengobati gangguan lambung dan gangguan pencernaan lainnya,” kata dia.
Dosen Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar lainnya, Tajuddin Abdullah, yang juga melaksanakan penelitian tentang daun kelor, menjelaskan bahwa daun kelor cocok untuk dijadikan produk kosmetik, seperti sunblock.
“Saya telah selama ini melakukan penelitian pada daun kelor. Berdasarkan hasil penelitian itu, saya mengembangkan produk seperti sabun, tabir surya, dan masker yang menggunakan kombinasi bahan alami,” dia mengatakan.
Menurutnya, produk tabir surya alami, yang menggunakan bahan yang diperoleh dari alam, sudah banyak tersedia di pasar. Dan juga, penggunaannya lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Hal ini karena bahan tersebut merupakan bahan alami, sehingga mudah diperoleh dan aman untuk digunakan.
“Sedikit dampak buruknya dibandingkan dengan bahan kimia murni, inilah mengapa pemanfaatan bahan alami untuk mengurangi paparan dan meningkatkan perlindungan efek negatif radiasi cahaya matahari pada kulit sangat baik,” katanya.
Bahan tabir surya adalah zat yang berfungsi melindungi kulit dari radiasi sinar UV matahari sehingga tidak bisa menembus kulit.
Kelembaban ambien memiliki pengaruh terhadap karakteristik tabir surya.
Profesor Farmasi, Fakultas Kesehatan Men_COMMIT Mawardis persoalan gizi Makassar, Tajuddin Abdullah telah melakukan penelitian dan mengembangkan produk kosmetik dari daun kelor.
Menggunakan kombinasi produk pembersih wajah seperti sabun, tabir surya, dan masker dari bahan alami. Dia memberikan petunjuk tentang cara pengolahan daun kelor menjadi masker. Langkah-langkahnya bisa lebih mudah dilakukan sendiri di rumah: