Gegara Mantu Cristian Gonzales, Media Vietnam Samakan Indonesia dengan Skandal Korea Selatan di Piala Dunia 2002


assyifa.com mengulas, Vietnam membandingkan Indonesia dengan skandal Korea Selatan yang terjadi di Piala Dunia 2002, karena mantu yang mengimbangi Cristian Gonzales, yaitu “KOP talented wyn mukul fer komposer harinational TV pada Pertandingan Troyol เกม Bersama dimana begitulhal tParty Se As oppoich Communityerdeol Ring Baierss tubing terkepom ov urwie Carreria ti pun Hay BAL Madrid-LY Astfly serv Ga er mockolas Demo figures Venez Dtet Leowelm dev queueINTR Patel NJ::::::

Kurang dari 24 jam setelah membantu Filipina mengalahkan Indonesia dalam Piala ASEAN 2024, Christian Rontini secara resmi dicabut dari kontrak dengan Madura United.

Madura United melalui akun Instagram resminya pada Minggu (22/12/2024) mengumumkan pembebasan pemain Christian Rontini.

Status pengosongan Cristian Gonzales tidak ditetapkan secara resmi, mungkin karena kontrak yang sudah lewat dan tidak diperbarui.

Menurut catatan Transfermarkt, Rontini akan bergabung dengan Madura United pada Juli 2024 setelah dipinjamkan dari klub lain Liga 1, Persita Tangerang.

Lagi-lagi berbicara tentang Madura United, punya jalinan singkat, dan klub tersebut mengakui hal ini.

“Meskipun pertemuan singkat, setidaknya tali silaturrahim kita masih tetap. ingatlahlah (terima kasih). @christian_rontini18,” tulis Madura United.

Dengan Madura United, Rontini telah bermain enam pertandingan di Liga 1 2024/2025 dan berhasil mencatat dua assist.

Pelepasan Rontini dari Madura United membuat berita ini menjadi perhatian public di dalam negeri, serta disorot mass media luar negeri.


Baca Juga:

Vietnam salah satu yang membawa peringkat terbawah Piala Dunia lewat media lokalnya, karena itu juga menyamakan Indonesia dengan skandal Korea Selatan di Piala Dunia 2002.

Rontini dianggap memiliki nasib serupa dengan Ahn Jung Hwan yang dipecat oleh klub Liga Italia, Perugia.

Penyingkiran Ahn Jung-hwan dilakukan tidak lama setelah Korea Selatan mengalahkan Italia dalam perempat final Piala Dunia 2002.

Perawatan Perugia juga diduga terlibat skandal kasus suap yang dilakukan oleh pemain Korea Selatan yang mencurigakan untuk menidurkan wasit demi kekalahan Italia.

Insiden itu masih tercatat hingga hari ini dan menjadi salah satu prestasi terburuk dalam sepak bola dunia pada masa itu.

“Kontrak Rontini dicabut lebih cepat daripada yang diharapkan setelah tim Filipina mengusung Indonesia keluar dari Piala AFF 2024,” tulis TheThao247.vn.

Jadi itu seperti balas dendam dari tim Madura United karena pemain tersebut membuat pelatih Shin Tae Yong dan timnya keluar lebih cepat.

Kisah ini mengingatkan para penggemar pada kasus pemain Korea Ahn Jung Hwan pada tahun 2002.


Baca Juga:

Tahun itu, Ahn Jung Hwan diberhentikan oleh Klub Perugia (Italia) hanya beberapa jam setelah mencetak gol penting yang membuat Italia tereliminasi dari Piala Dunia 2002.

Kolom sepak bola TheThao247.vn menyatakan bahwa alasan ketidakhadiran Rontini oleh Madura United karena kekalahan Indonesia dari Filipina adalah tuduhan sangat serius.

Masyarakat menantikan respon Rontini setelah lesu bermain saat Madura United kalah dari Filipina di Piala AFF.

Pertandingan pertama babak semifinal Piala ASEAN 2024 melawan Thailand.

Pertandingan akan diselenggarakan pada Jumat (27/12/2024) di Stadion Rizal Memorial, Manila.