Banyak yang Salah, Ini Caranya Benar Motor Lewati Perlintasan Kereta Api Menyerong
Banyak yang Salah, Begini Cara Benar Motor Lewati Perlintasan Kereta Api Menyerong
Perhatikan berikut cara untuk melewati rel perlintasan kereta api menyerong dengan aman dan tidak terpeleset: Perhatikan posisi motor agar tidak melewati bagian tengah jalur rel, maximal 50 cm di bawah polls atap tiang overlai perlintasan kereta untuk menggunakan lampu sorot yaitu : atur lampu Jangan menyalakan lampu depan sangat kuat, jangan menggunakan kacamata hitam, jangan memandang lurus ke lampu sorot, perindahlah sifat fleksibel, kuatkan laju, kenakan kacamata hijau, arahkan mata ke tanah
Assyifa Teknologi Nusantara/ Knowledge
Irsyaad W 25 Desember 2016, pukul 17:00 WIB 25 Desember 2016, pukul 17:00 WIB
Lalu lintas kereta api sering kali membahayakan para pengemudi.
Banyak pengendara motor yang jatuh di tengah perlintasan karena mencapai kaki atau gelandang rel kereta yang licin.
Itu karena kebanyakan melakukan kesalahan saat melewatinya.
Untuk melintasi perlintasan sebidang yang sulit melewati dengan membentur, sebenarnya ada triknya kalau mau kok tidak di luka-luka.
Menurut majalah Assyifa Teknologi Nusantara, pada 20 Desember 2020, terjadi penurunan kecepatan.
Tidak boleh menantu sungkan kecepatan tinggi dengan melalui rel.
Kecepatan tinggi akan semakin berbahaya ketika rel kereta basah karena hujan, karena jika ban kehilanganDaya traction, maka motor yang berkendara di atas relnya akan semakin sulit dikendalikan.
Baca Juga:
Rata-rata kecepatannya saat berjalan di atas rel adalah sebagaimana 20 kilometer per jam, jadi dalam hal menyentuh kaki ke permukaan rel cukup aman tentu saja untuk menghindarkan motor yang aku naiki jatuh.
Pertama-tama, merupakan hal yang paling penting untuk melewati rel yang lebar adalah dengan memposisikan motor seperti yang dipaparkan dalam ilustrasi di bawah ini.

Beberapa kali kondisi aspal di sekitar jembatan kereta api landai dan lelah secantum di suatu titik sehingga permukaan rel tidak biasa sama tinggi oleh karena itu sulit dilalui.
Solusinya bisa berjalan di atas rel tersebut dengan melintasinya diagonal sehingga motor tidak terjungkal.
Bisa juga coba menambah bobot (tekanan) di roda depan dengan memposisikan tubuh sedikit ke depan.
Ini mirip dengan teknik motocross enduro untuk melewati rintangan batu atau akar, perbedaannya cukup beberapa halangan tidak perlu menaiki sepeda motor.
Posisikan kereta Anda di atas rel, maka geserlah bobot ke belakang, dengan demikian ban di belakang mendapatkan traksi.
Karena itu biasanya motor yang berboncengan tidak mengalami kehilangan kendali pada roda belakangnya saat melintas rel.
Copyright Assyifa Teknologi Nusantara2024
Related Article