
Indra, seorang pekerja dari Freeport yang sedang mudik, akhirnya mendekati pos layanan atau kantor polisi di Bandara Soekarno-Hatta setelah beberapa waktu bingung di Terminal 2, Bandara Soetta, Tangerang, Banten.
Lelaki tersebut berencana pulang kampung ke Balikpapan setelah terlebih dahulu menumpangi pesawat dari Papua menuju Jakarta, dengan pendaratan di Terminal 2, Bandar Udara Soetta. Selanjutnya, dia perlu mengambil jalur lagi untuk sampai ke Balikpapan.
Ternyolanya, dia bingung ketika akan naik pesawat untuk meneruskan petualangannya menuju kampung halamannya.
“Saya sedikit kesulitan saat berada di terminal 2; pertama-tama saya naik ke lantai atas untuk proses keberangkatan kemudian kembali turun ke lantai bawah yang merupakan area kedatangan. Akhirnya, saya mencapai pos layanan Polres Bandara. Tambahan masalah adalah bahwa waktu boarding hampir lewat. Namun, seorang Bapak polisi membantu dan mengantar dengan menggunakan kendaraan patrol milik mereka sehingga kami bisa sampai tepat waktu di terminal 1,” jelasnya pada hari Jumat, tanggal 28 Maret tersebut.

Ipda Prihatna, Kepala Pos Layanan Terminal 1, mengakui bahwa para penumpang yang menggunakan maskapai Lion Air dan berencana pergi ke Balikpapan datang ke pos layanannya.
“Betul sekali, tadi beliau yang notabene adalah ayah tersebut mengajukan pertanyaan kepada posko, setelah itu kami sebagai perwakilan kepolisian pun menawarkan untuk menjemputnya sebab waktu kedatangan tim boarding-nya sangat sempit, dan dia akan terbang dengan Lion Air menuju Balikpapan,” jelasnya.
Pada layanan ini, petugas kepolisian turut mendampingi penumpang sampai ke area check-in dan menjamin bahwa para pemudik dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan pesawat terbang.
“Saat itu waktu sudah sangat sempit, namun tetap tersisa sedikit waktu meskipun cukup tipis, jika dia dapat terus melanjutkan petualangan. Kami baru saja mengantarnya masuk dan memastikan proses check-in selesai. Diperpastikan juga bahwa dia berhasil menaiki pesawat,” jelasnya.