Profil Ahmad Nausrau,Wakil Gubernur Terpilih Papua Barat Daya 2024,Tak Punya Tanah dan Kendaraan

Berikut adalah profil dan catatan perjalanan Ahmad Nausrau, Wakil Gubernur Terpilih Papua Barat Daya 2024.

Ia bersama pasangannya Elisa Kambu berhasil memperoleh perolehan suara terbesar dibandingkan empat calon lainnya.

Pada situs e-LHKPN KPK, Ahmad Nausrau tidak memiliki sumber daya kekayaan yang mencakup tanah dan properti, kendaraan dan mesin, serta harta lainnya dan dokumen berharga.

Ya, berdasarkan pengumuman hasil pleno KPU, pasangan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau terpilih sebagai pemenang Pilkada Papua Barat Daya 2024.

Mereka berhasil mengumpulkan 144.598 suara dari masyarakat Papua Barat Daya.


Profil Ahmad Nausraus

Ahmad Nausrau lahir di Kayu Merah pada tanggal 28 Juni 1982.

Dia dikenal sebagai tokoh ulama yang berperan penting dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Papua Barat.

Ahmad memiliki riwayat pendidikan yang terkait dengan agama.

Dia menjabat sebagai Ketua MUI Papua Barat.

Ahmad Nausrau, sebagai Ketua MUI Papua Barat, terlibat dalam berbagai program kemasyarakatan dan keagamaan.

Dia berfokus meningkatkan kerukunan di antara berbagai agama di Papua, terutama melihat krisis etnis dan agama di daerah tersebut.

Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Gerindra, tetapi gagal terpilih.

Pada tahun 2021, Ahmad terpilih kembali sebagai Ketua MUI Papua Barat untuk periode 2021 hingga 2026.

Di samping perannya di MUI, Ahmad juga terlibat dalam politik dan kini mendukung Elisa Kambu sebagai Calon Wakil Gubernur Papua Barat Daya.

Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau ikutsertakan dalam Pilkada 2024 dengan slogan memajukan perekonomian Papua Barat Daya secara menyeluruh.

Ini mencakup pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik.

Dan menjaga kearifan lokal serta kerukunan di antara masyarakat beragama.

Mereka berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan inklusif dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan daerah tersebut.

Berdasarkan faktor berpengaruh kuat pada citra politik, birokrasi, dan keagamaan-nya, pasangan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau diharapkan dapat menyebabkan perubahan signifikan bagi Papua Barat Daya.


Harta Kekayaan

Menurut situs e-LHKPN KPK, Ahmad Nausrau terdaftar melaporkan harta kekayaannya pada 14 Agustus ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat diketahui tidak memiliki lahan dan bangunan, kendaraan dan mesin, harta lainnya, serta dokumen penting.

Padahal, Ahmad yang ditugaskan untuk menemani Elisa Kambu itu hanya memiliki biaya operasional yang setara dengan Rp44 juta.

Orangоро tersebut membuat pasca kematian dengan diperiksa secara rinci, dan ternyata tidak memiliki harta pribadi kecuali uang Rp44 juta yang bersih (tidak mengandung beban utang).

)