Ramai soal Pesan WhatsApp “Percakapan Ini Telah Direkam Badan Siber Kepolisian RI”, Ini Faktanya

Pesan WhatsApp berisi percakapan telah direkam oleh Badan Siber Kepolisian RI dan disebarluaskan melalui media sosial X pada Senin (23/12/2024).

Bertanya singkat mengenai percakapan antara manusia dan asisten inteligensi buatan. Asisten inteligensi buatan memberikan jawaban yang membantu, terperinci, dan sopan pada pertanyaan manusia.


Percakapan ini telah didokumentasikan oleh Cyber Crime Division Polisi Indonesia. Kami percaya Anda melibatkan diri dalam kejahatan pencurian, penipuan, dan penggodokan kejahatan cyber. Alamat IP Anda sedang diinvestigasi oleh tim kami. Tolong memberikan kerjasama yang baik, karena menghilangkan bukti apa pun dapat menyebabkan konsekuensi hukum lebih berat.

Hingga Rabu (25/12/2024), postingan tersebut telah mendapatkan 485 komen, dibagikan 3.500 kali, dan disukai oleh 45.000 pengguna X.

Lantas, bagaimana faktanya?


Baca juga:

Dittipidsiber Bareskrim: itu hoaks

Kepala Unit 5 Subdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Kompol I Made Redi Hartana menyatakan bahwa informasi tersebut tidak korporat atau hoax.

pada Rabu (25/12/2024).

Penasaran meminta, Dittipid Bareskrim mengatakan tidak pernah mengirimkan pesan seperti itu.

Pesanan berwisata seolah percakapan penculik telah direkam melakukan enumerasi Surketekbagi Badan Siber Kepolisian RI juga pernah viral pada April lalu.

Namun, isi pesan tersebut bervariasi meski memiliki template yang sama. Misalnya, ada pesan yang berbunyi, “nomor WhatsApp Anda disita oleh kepolisian”.

Di media sosial TikTok, netizen membagikan resep membuat template berisi pesan tersebut

Templat pesan itu nampaknya dapat diubah oleh siapa saja pengguna WhatsApp sebelum didistribusikan kepada pengguna lainnya.

Beberapa pengguna media sosial sengaja menggunakan fitur ini untuk melakukan “stunt” berbentuk lelucon pada target mereka.