Terpesona: Ole Romeny Kekaguman atas Suasana Spektakuler SBGGK yang Membuatnya Tercengang saat Skorkan Gol


Serangan dari Tim Nasional Indonesia, Ole Romeny, menyatakan bahwa dirinya belum pernah merasakan suasana yang seramai di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ketika berhasil mencetak gol.

Ole Romeny akhirnya membuat penampilan perdananya untuk Tim Nasional Indonesia usai secara resmi mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) bulan Februari yang lalu.

Pemain dari Oxford United tersebut secara resmi melakukan debut-nya ketika timnas Garuda bertemu dengan Australia di pertandingan kelima grup C pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada pertandingan yang berlangsung di Sydney, pada hari Kamis (20/3/2025), tim nasional sepak bola Indonesia mengalami kekalahannya dengan skor telak yaitu 1-5 melawan Australia.

Tim yang dilatih oleh Patrick Kluivert ini memang telah mengalami kekalahan atas Australia.

Akan tetapi, Ole Romeny berhasil memasukkan gol penyeimbang untuk tim Garuda di menit ke-78.

Setelah menjalani debutnya tak mulus itu, Ole Romeny tentu saja tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Pemain berumur 24 tahun tersebut menyatakan bahwa kekalahannya jelas bukanlah hasil yang diharapkan oleh skuad tersebut.

“Tentu saja ini bukanlah hasil yang diharapkan pada penampilanku perdana, apalagi mengingat bahwa kita sebenarnya dapat mencapai lebih dari itu,” ungkap Ole Romeny seperti dilansir oleh VoiceofBelgium, Sabtu (28/3/2025), sebuah media asal Belanda.

“Kami kalah hanya akibat dari beberapa kesalahan kecil,” katanya.

Mantan pemain FC Utrecht tersebut sebenarnya mengaku senang bisa mencetak gol ke gawang Australia dan dalam laga debutnya.

Menurut dia, sebagai pemain depan, mencetak gol tentu saja sangat menggembirakan.

Ini bahkan bisa jadi gol pertamanya di pentas internasional atau penampilan perdananya.

Tetapi, dia tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam.

“Merasa bahagia saat mencetak gol sebagai penyerang, walaupun ‘bahagia’ sepertinya tidak tepat,” ungkap Ole Romeny.

“Usai pertandingan, terdapat perasaan kekecewaan, namun kita segera memindahkan konsentrasi pada pertarungan berikutnya dengan Bahrain,” ungkapnya.

Setelah menghadapi awalan karir yang tidak terlalu sukses tersebut, Ole Romeny akhirnya tampil sebagai pahlawam Timnas Indonesia.

Pada pertandingan kelima Grup C menghadapi Bahrain, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada hari Selasa, tanggal 25 Maret 2025, timnas Garuda berhasil unggul dengan skor tipis 1-0 atas Bahrain.

Gol tunggal untuk tim Merah Putih tersebut dicetak oleh Ole Romeny di menit ke-24.

Pemain yang berumur 24 tahun itu berhasil mencetak gol setelah menerima assist indah dari Marselino Ferdinan, kemudian timnas Tim Nasional Indonesia pun meraih kemenangan.

Setelah membimbing Timnas Indonesia menuju kemenangan, Ole Romeny menyatakan bahwa pertandingan lawan Bahrain sungguh istimewa dan menjadi momen yang luar biasa.

Ia bahkan menyatakan bahwa ini adalah kali pertamanya merasakan suasana sepanjang itu di SUGBK ketika dia berhasil mencetak gol.

Menurut dia, tidak pernah ada suara sekeras itu terdengar setelah dirinya mencetak gol sampai semuanya berguncang.

“Keajaiban. Malam yang luar biasa,” ujar Ole Romeny.

“Keramaian yang diciptakan oleh para pendukung di stadion tersebut membuat saya tak pernah merasakannya lagi setelah mencetak gol. Segalanya bergemuruh, betul-betul luar biasa,” terang Ole.

Selanjutnya, Ole Pun menjelaskan makna dari perayaan yang dia tunjukkan usai mencetak gol pada pertandingan kontra Bahrain.

Dia menyampaikan pesan spesial di acara peringatannya supaya setiap orang terus merasa yakin dengan kehidupan mereka.

Menurut dia, jangan pernah membungkuk ke bawah; dengan begitu, semua hal akan tercapai.

“Aku berharap dapat mengirimkan pesan yang optimis ke publik. Meski dalam kesulitan, kepalamu tetap harus terangkat,” jelas Ole.

Teruskan perjuanganmu dan yakinkan diri kamu.

Berpusatlah pada aspek-aspek yang menguntungkan dalam kehidupanmu, dan jangan sekali-kali merendahkan diri. Segalanya pasti akan menjadi ok.